JATIMPOS.CO/BOJONEGORO – Pemerintah Desa (Pemdes) Wotanngare, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur telah sukses menuntaskan pembangunan jalan rigid beton melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) tahun 2025.

Pemdes Wotanngare sangat meyakini bahwa infrastruktur yang memadai merupakan kunci utama dalam peningkatan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Kepala Desa Wotanngare, Yaci saat dikonfirmasi Jatimpos.co mengungkapkan bahwa proyek infrastruktur jalan di desanya ini dikerjakan secara swakelola, menurutnya sudah berjalan secara transparan dan sudah sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan.

"Proyek ini dikerjakan secara sewakelola dan transparan mas, sudah sesuai spesifikasi teknis yang ditetapkan", ungkap Kades Wotanngare, Yaci, pada Selasa (17/02/2026).

Lebih lanjut Yaci menjelaskan, jalan rigid beton yang tuntas dikerjakan di desanya tersebut memiliki panjang 500 meter, lebar 5 meter, dengan ketebalan 20 centimeter.

Untuk memastikan kualitas hasil pekerjaan, ia tidak tanggung-tanggung turun langsung ke lapangan melakukan pengawasan ekstra dan pengecekan fisik saat pelaksanaan pekerjaan.

Dengan adanya program BKKD untuk infrastruktur jalan ini Pemdes Wotanngare bersama dengan warga masyarakat mengakui betul-betul merasakan manfaatnya yang luar biasa.

"Saya atas nama pribadi dan juga atas nama Pemdes Wotanngare mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemkab Bojonegoro yang telah memberikan bantuan kepada desa kami dengan program BKKD ini, sehingga pembangunan jalan di desa kami menjadi lebih bagus, dan jalan ini sangat membantu kelancaran mobilitas warga, terutama akses anak-anak sekolah dan juga para petani", pungkasnya.

Mbah Dul, Sesepuhnya warga desa Wotanngare mengapresiasi kinerja Tim Pelaksana Kegiatan (Timlak) desa yang sejak awal sudah melibatkan masyarakat serta menjalankan pembangunan secara terbuka.

Menurut mbah Dul, sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan, Pemdes Wotanngare berkomitmen mengelola proyek BKKD dari Pemkab Bojonegoro secara swakelola dan transparan.

Selain menghadirkan infrastruktur yang berkualitas, pembangunan ini juga memberikan dampak ekonomi langsung dengan menyerap tenaga kerja lokal.

“Pembangunan jalan rigid beton desa Wotanngae sudah selesai. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bojonegoro, jalan ini sangat membantu kelancaran mobilitas warga, terutama akses anak-anak sekolah dan petani", ujar Sesepuh warga Wotanngare", mbah Dul.

Senada juga disampaikan oleh Mak Sir,  ia mengapresiasi kinerja Pemdes Wotanngare dalam melaksanakan pengerjaan proyek rijid beton dari anggaran BKKD ini sudah berjalan sesuai regulasi yang semestinya.

"Secara strategis, infrastruktur ini sangat mendukung sektor pertanian, memperlancar distribusi hasil panen, mendorong aktivitas perdagangan, serta menunjang akses pendidikan dan kegiatan keagamaan, masyarakat bangga dengan kinerja Pemdes Wotanngare", ujar Mak Sir. (Nto)